Â

H. WARIMA
SINGINGI- Meski jumlah abseptor Keluarga Berencana (KB) di Kuansing terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, namun hingga kini Kuansing masih kekurangan jumlah abseptor KB Pria. Demikian di ungkapkan Kepala BPMPKB Kuansing,H.Wariman saat menyaksikan pelayanan KB Gratis bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kuansing di desa Petai Baru kecamatan Singingi Selasa siang.
Dikatakan Wariman, pihaknya sangat respek dengan antusias dan pperhatian masyarakat terhadap pentingnya program KB. Hal ini setidaknya terliihat dari jumlah peserta yang ambil bagian pada pelayanan KB gratis di desa Petai Baru yang mencappai 400 peserta lebih. Namun ironisnya, dari jumlah itu tidak satupun peserta berasal dari KB Pria. Padahal pada pelaksanaan program KB saat ini, tidak hanya wanita yang di sarankan untuk mengikuti KB tapi pria juga ada, cetusnya.
Untuk itulah, ke depan BPMPKB Kuansing melalui bidang Keluarga Berencana untuk mengembangkan dan mensosialisasikan program KB pria. Sehingga tidak hanya kalangan wanita saja yang ikut program KB, tapi juga pria juga tahu dan mengikuti anjuran pemerintah, terang Wariman yang di dampingi Kasubid KB Kuansing H.M Saleh,S.Sos,MM.
Sementara Ketua IBI Kuansing, Hj.Rosmanidar menyebutkan Biidan di Kuansing akan selalu siap memberikan pelayanan untuk menunjang program pemerintah di bidang Keluarga Berencana. Sejak tahun 2010 ini, IBI bersama BPMPKB Kuansing telah melakukan sedikitnya 6 kali pelayanan KB gratis di berbagai desa dan kecamatan. Tidak iitu saja, bahkan IBI Kuansing juga telah melaksanakan pelayanan KB gratis di perusahaan, terangnya.
Namun ke depan, apa yang di sampaikan Kepala BPMPKB Kuansing tentang layanan KB Pria akan menjadi catatan pihaknya. Namun tentu hal ini harus di barengi dengan sosialisasi yang maksimal, agar kalangan pria paham bagaimana pelaksanaan program KB Pria tersebut, ppungkasnya.
Salah seorang petugas BPMPKB Kuansing, Yusmiati menjelaskan pada pelaksanaan pelayanan KB gratis di desa Petai baru Selasa siang , berhasil di layani 422 absebtor. Dari jumlah itu peserta KB jenis Implan mencapai 170 orang, Suntik 150 orang, Pil 100 orang dan IUD 2 orang. Yusmiati juga menyebutkan, jumlah ini relatif sangat banyak di bandingkan pelaksanaan sebelumnya, pungkasnya. HEVI H ANTONI
|
|